Lab. Kalibrasi1

   Kalibrasi merupakan proses verifikasi bahwa suatu akurasi alat ukur sesuai dengan rancangannya. Kalibrasi biasa dilakukan dengan membandingkan suatu standar yang terhubung dengan standar nasional maupun internasional dan bahan-bahan acuan tersertifikasi.

       Tujuan kalibrasi adalah untuk mencapai ketertelusuran pengukuran. Sedangkan manfaat kalibrasi adalah sebagai berikut :

  1. Untuk mendukung sistem mutu yang diterapkan di berbagai industri pada peralatan laboratorium dan produksi yang dimiliki.
  2. Dengan melakukan kalibrasi, bisa diketahui seberapa jauh perbedaan (penyimpangan) antara harga benar dengan harga yang ditunjukkan oleh alat ukur.

     Pada kegiatan industri dan penelitian peranan kalibrasi merupakan salah satu tolok ukur jaminan mutu suatu produk/penelitian, sehingga semua alat ukut (instrumentasi) dan bahan ukur harus dilakukan kalibrasi secara periodik, sesuai dengan persyaratan standar atau spesifikasi teknis yang berlaku.

   Laboratorium kalibrasi B4T memiliki SDM yang profesional di bidangnya dan telah berpengalaman melakukan kalibrasi di lingkungan industri BUMN, instansi pemerintah maupun perguruan tinggi di Indonesia, serta terus mengembangkan kompetensi di bidang kalibrasi secara bertahap mengingat permintaan kebutuhan kalibrasi yang terus meningkat untuk berbagai jenis peralatan.

     Tahun 1994 Laboratorium Kalibrasi B4T telah diakreditasi secara International oleh NATA Australia, dan pada tahun 2000 diakreditasi oleh Komite Akreditasi Nasional (KAN) dengan register No. LK-022-IDN, sesuai aturan persyaratan standar ISO/IEC 17025.

     Adapun layanan jasa kalibrasi yang dapat diberikan meliputi bidang :

  • Suhu
  • Tekanan
  • Gaya/Kekerasan
  • Massa/Timbangan
  • Alat-alat Gelas Volumetri
  • Dimensi
  • Optik/Instrumen Analisa
  • Kelistrikan (Mesin Las)
Lab. Kalibrasi2

 

Ruang Lingkup Kalibrasi B4T

  • Atomic Absorption
    • Spectrophotometer
  • Brinel Hardness Tester
  • Concrete test hammer
  • Conductivity meter
  • Compression testing machine
  • Dead weight tester (hydraulic)
  • Dial indikator
  • Dial type-expansion thermometer
  • Gaya
    • Tensile Testing Machine
  • Hydraulic jack (compression)
  • Impact testing machine (charpy)
  • Instrumen Analitik
    • pH meter
  • Kekerasan
    • Rockwell hardness tester
  • Kelistrikan
    • Current Output of Welding Machine
  • Load cell (compression)
  • Massa anak timbangan (massa konvensional)
  • Optical Vacuum Emission
    • Spectrometer C, Si, P, S, Mn
  • Panjang mikrometer
    • Proving ring
    • Shore Hardness Tester
    • Spectrophotometer
      • UV-VIS
      • Wavelength
      • Absorbance
  • Tekanan
    • Pressure gauge
    • Pressure recorder (hydraulic)
  • Temperatur
    • Liquid in glass thermometer
  • Temperature enclosure :
    • Oven, incubator, waterbath, Furnace and Autoclave
  • Temperature indicator without sensor type K, J, R and S
  • Temperature sensor with display unit
  • Timbangan (elektronik, mekanik)
  • Universal testing machine
  • Vernier Calliper
  • Vickers Hardness Tester
  • Volume
    • Volumetric measures
    • Volumetric glassware

    Lab. Kalibrasi3