Kegiatan analisa kegagalan ditujukan untuk mengetahui penyebab terjadinya kerusakan yang spesifik dari peralatan, perlengkapan, dan instalasi pabrik serta untuk menentukan tindakan pencegahan agar kerusakan tidak terulang.

     Manfaat dari analisis kegagalan ini dalam jangka pendek diharapkan dapat memperbaiki desain, proses dan metode fabrikasi peralatan. Untuk jangka panjang digunakan dalam rangka pengembangan material dan sebagai metoda terkini, untuk evaluasi dan memperkirakan unjuk kerja material, serta untuk memperbaiki sistem pemeliharaan.

    Layanan analisa kegagalan meliputi layanan in situ metalografi pada industri minyak dan gas, petrokimia, pembangkit tenaga listrik, pemanufaktur peralatan dan industri lainnya.

     Kegiatan analisa kegagalan didukung oleh laboratorium uji logam, laboratorium uji metalografi, laboratorium uji kimia dan uji tak rusak, serta pemeriksaan oleh Scanning Electron Microscope (SEM), Energy Dispersive Spectrometry (EDS) dan analisa tegangan yang menggunakan metoda elemen hingga.